Geopark adalah sebuah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi terkemuka, termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang ada di dalamnya, dimana masyarakat setempat diajak berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam. (UNESCO, 2004). Geopark dikembangkan untuk melindungi keragaman geologi yang terancam dan menjadi permasalahan nasional. Fenomena menunjukkan banyak sumber daya geologi yang dieksplorasi sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan kepada masyarakat lokal Pengembangan geopark bertujuan agar masyarakat lokal dapat secara mandiri melakukan konservasi geologi, flora dan fauna, serta budaya lokal. Dalam mewujudkan tujuan tersebut, maka masyarakat sebagai sumber daya utama harus dikembangkan sehingga dapat mengelolanya untuk kesejahteraan daerah secara berkelanjutan.

Konsep Geopark Nasional Pulau Belitong

Pulau Belitong dianggap memiliki kekhasan geologi yang unik dan penting di tingkat global, berupa keragaman geologi (geodiversity) yang sudah terpilih menjadi warisan geologi (geoheritage), keragaman hayati (biodiversity) dan keragaman budaya (cultural diversity). Potensi tersebut telah menghantarkan Belitong sebagai salah satu Geopark Nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI pada Nopember 2017. Geopark Nasional Belitong di rekomendasikan untuk maju ke UNESCO Global Geopark melalui kriteria pengembangan pemanfaatan sumber daya alam yang mana mendukung kepada berkelanjutan yang berdasarkan       kepada konservasi, pendidikan, penelitian ilmiah, pemberdayaan masyarakat lokal khususnya wanita. Selain itu pembangunan geopark ini harus mengacu kepada “Sustainable Development Goals”.

WhatsApp Image 2018-03-08 at 20.37.27

DOWWNGRAD-LINE40